Senin, 24 Oktober 2011

khasiat durian belanda

Khasiat durian belanda
Menurut kajian, durian belanda yang buahnya berkulit lembut, durinya agak jarang dan tidak tajam, mampu merawat dan mengelakkan seseorang daripada mendapat kanser dan menyuburkan pasangan yang inginkan zuriat.

Penduduk di banjaran Andes, Peru, membuat serbuk teh daripada daunnya untuk mengubati sakit kerongkong. Bijinya ditumbuk halus khusus untuk membunuh parasit di dalam tubuh manusia seperti cacing.

Sementara penduduk Amazon menggunakan akar, kulit, dan daunnya untuk mengobati kencing manis.

Begitu juga suku asli Guyana membuat serbuk teh dari daun dan kulit pokoknya dijadikan tonik minuman untuk mengatasi masalah jantung dan penyakit hati.
Mereka juga mendapatkan minyak dari daunnya atau buahnya yang masih muda lalu dicampurkan minyak zaitun untuk luaran mengatasi masalah sakit sendi dan sengal-sengal anggota tubuh.

Di Jamaica, Haiti, dan India Barat, buahnya dan air perahan durian belanda diminum sebagai obat demam, membunuh cacing di perut anak-anak, dan obat diare.

Kulitnya juga dipercaya dapat mengobati penyakit jantung dan batuk, di samping membantu mengembalikan kesuburan pasangan yang sukar mendapatkan anak. Kegunaan lain ialah sebagai obat malaria.

Khusus bagi ibu yang baru melahirkan anak, wanita suku asli Guyana digalakkan meminum jus atau memakan terus buahnya bagi meningkatkan pengeluaran susu, di samping menghindari ketegangan.

Dari segi pengobatan modern, kajian menemukan bahwa bahan yang terkandung di dalam buah durian belanda bisa digunakan sebagai aktibakteria, antikanker, antitumor, astrigen, dan penyakit saraf. Durian belanda mengandung bahan amyloid, asid sitrik, fruktosa, manganese, sukrosa, reticuline, dan tannin. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar